Tim Polsek Bahodopi Ringkus Pengedar Sabu

  • Whatsapp
Kapolsek Bahodopi Iptu Zulfan (kanan) saat memimpin penangkapan tersangka pengedar narkoba jenis sabu berinisial KL, pada Selasa 19 Januari 2021 malam. | Foto: Istimewa
Bagikan Artikel Ini
  • 70
    Dibagikan

JurnalNews – Kepolisian Sektor (Polsek) Bahodopi Polres Morowali melakukan penangkapan tersangka inisial KL (42) pengedar narkoba jenis sabu.

Penangkapan KL dilakukan di kamar kosnya di Desa Keurea Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa 19 Januari 2021 malam.

Lihat Juga

Kapolsek Bahodopi, Iptu Zulfan merilis bahwa pada Selasa, 19 Januari 2021, sekitar Pukul 23.30 Wita menerima informasi masyarakat perihal adanya transaksi narkoba di sebuah kos-kosan yang di Desa Keurea.

Selanjutnya, Ia bersama Kanit Binmas Ipda Zulham Abdillah, Kanit Intel Bripka Roman Arif serta 4 personil Polsek Bahodopi, langsung menuju ke lokasi tersebut.

Saat dilakukan penggerebekan, tim Polsek menggeleda seluruh isi kamar kos yg disewa oleh terduga pelaku KL.

“Petugas langsung melakukan Penggeledahan dan dari tangan Pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa 11 paket sabu-sabu serta uang tunai Rp25,400 juta, yang diduga uang hasil penjualan transaksi sabu,” ungkap Zulfan.

Selain itu lanjut Dia, petugas juga mengamankan 1 unit handphone merk oppo warna biru beserta SIM C milik terduga KL.

Zulfan mengemukakan, terduga KL berasal dari Kecamatan Suli Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan.

Saat diamankan petugas, terduga berusaha mengelak namun ketika petugas berhasil menemukan 11 paket kristal bening alias sabu yang dikemas dalam plastik klip bening siap edar yang disembunyikan pelaku di baju yang digantung di dalam lemari pakaian.

Saat ini tim Polsek Bahodopi telah berkordinasi dengan Sat Narkoba Polres Morowali.

Selanjutnya, kasus Narkoba tersebut dilimpahkan penanganannya ke Sat Narkoba Polres Morowali untuk diproses lebih lanjut.

“Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 112 Ayat 2 Subsider 127 UU No 22 Thn 1997 perubahan UU No 35 Thn 2009 Tentang Narkotika dgn Ancaman Hukuman 5 Tahun maksimal 20 tahun Penjara,” katanya. ***

Berita Terkait

Google News