Trump Janji Serahkan Kekuasaan, Empat Pendukungnya Tewas

  • Whatsapp
Pendukung Trump bentrok dengan polisi dan pasukan keamanan saat mereka menyerbu Capitol AS di Washington, DC, Rabu 6 Januari 2021. | Foto: Roberto Schmidt/AFP via Channel News Asia
Bagikan Artikel Ini
  • 37
    Dibagikan

JurnalNews – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akhirnya secara terbuka mengatakan, dia akan meninggalkan jabatannya pada 20 Januari.

Ia juga menyatakan, penyerahan kekuasaan akan berlangsung tertib setelah Kongres AS menegaskan kemenangan Electoral College bagi presiden terpilih Joe Biden.

Lihat Juga

“Meskipun saya sama sekali tidak setuju dengan hasil pemilu, dan fakta menunjukkan kepada saya, namun akan ada transisi yang tertib pada 20 Januari,” kata Trump seperti dikutip Jurnalnews dari Channel News Asia, Kamis 7 Januari 2021.

Baca JugaKejari Tolitoli ‘Endus’ Pengadaan Kapal Penangkap Ikan di DKP

“Meskipun ini mewakili akhir masa jabatan pertama terbesar dalam sejarah kepresidenan, ini hanyalah awal dari perjuangan kami untuk Membuat Amerika Hebat Lagi,” tambahnya.

Dalam dua bulan terakhir, Trump telah menolak untuk mengakui hasil pemilihan dan membuat tuduhan tidak berdasar tentang penipuan pemilih massal yang telah ditolak oleh puluhan pengadilan dan pejabat Republik, termasuk mantan jaksa agung.

Baca JugaOne Piece 1001 Segera Dirilis, Tinju Luffy Tumbangkan Kaido? Big Mom Mengamuk

Sementara, Wakil Presiden Mike Pence memimpin sesi formal yang berakhir Kamis pagi menghitung suara elektoral perguruan tinggi.

Sebelumnya, Trump tampaknya mendukung pendudukan yang kejam di Capitol AS oleh para pendukungnya pada hari Rabu, beberapa jam setelah mereka menyerbu simbol demokrasi Amerika dalam upaya untuk mengganggu formalisasi kekalahan elektoralnya.

Berita Terkait

Google News