Turnamen Pramusim Elite Dunia Telah Dimulai

  • Whatsapp
Bagikan Artikel Ini

Jurnalsulteng.com – International Champions Cup (ICC) 2016 menyedot perhatian ribuan pasang mata pecinta sepakbola dunia. Turnamen pramusim elite dunia tersebut diikuti sekitar 17 klub dari berbagai kompetisi.

Yang membuat menarik, beberapa juara dan tim papan atas dari kompetisi negara-negara Eropa turut ambil bagian. Barcelona, Paris Saint-Germain, Manchester United, AC Milan, Real Madrid, Chelsea, dan Bayern Munich membuat persaingan jadi panas.

Baca Juga:

Selain klub tersebut di atas, ada pula kesebelasan lain yang tak kalah pamornya. Liverpool, Inter Milan, Celtic FC, Atletico Madrid, Juventus, Tottenham Hotspur, Melbourne Victory, Borussia Dortmund, Manchester City, dan yang terakhir Leicester City.

Dimulai pada tahun 2013, turnamen yang digagas oleh taipan asal Amerika Serikat, Stephen Ross dan Matt Higgins ini memiliki prestise tinggi. Asal-muasal ICC cukup unik, sebab ini merupakan turnamen pengganti dari World Football Challenge (WFC) yang bergulir sejak 2009.

Advertisements

ICC pertama kali dihelat di AS dan Spanyol. Total ada 8 klub yang ikut serta ketika itu. Benua Eropa diwakili oleh Chelsea, AC Milan, Everton, Inter Milan, Juventus, Real Madrid, dan Valencia. Dan 1 kontestan lagi LA Galaxy mewakili AS.

Lokasi perhelatan di tahun 2014 mengalami perubahan. AS masih tetap ada, namun Spanyol digantikan oleh Kanada. Akan tetapi, wakil AS tidak ikut ambil bagian pada edisi ketika itu. 8 klub peserta kseluruhnya berasal dari Eropa.

Berlanjut di musim berikutnya, lokasi perhelatan ditambah menjadi 3 negara. Negeri Paman Sam masih tetap jadi tuan rumah, dan dilengkapi oleh Australia dan China.

Di tahun tersebut, jumlah kontestan pun bertambah menjadi 10. Chelsea, Manchester United, Paris Saint-Germain (PSG), Fiorentina, Club America, Benfica, Barcelona, LA Galaxy, New York Red Bulls, dan San Jose Earthquakes menjadi klub pesertanya.


Langkah Buruk MU

Manchester United melakoni pertandingan pembuka ICC melawan Borussia Dortmund. Hasil buruk ditoreh skuad asuhan Jose Mourinho di pertandingan yang digelar di Shanghai Stadium, Jumat 22 Juli 2016.

Setan Merah kalah telak 1-4 dari wakil Jerman di pertandingan ini. Adalah Gonzalo Castro yang menjadi momok menakutkan bagi lini pertahanan MU pada pertandingan tersebut.

Pemain berusia 29 tahun tersebut mencetak gol pertama dan penutup di pertandingan ini. Gol pertamanya dicetak ketika pertandingan memasuki menit ke-20. Tendangan keras Castro tak mampu dibendung oleh kiper MU, Sam Johnstone.

Usai gol pertama itu, Dortmund berhasil menggandakan keunggulan melalui pemain bintangnya, Pierre-Emerick Aubameyang. Pemain yang diincar banyak klub papan atas tersebut mencetak gol melalui titik putih pada menit ke-36.

Di babak kedua, MU yang berupaya memperkecil ketertinggalan justru kembali kebobolan. Sergio Romero yang masuk menggantikan Johnstone tak mampu menghalau tendangan Ousman Dembele.

Advertisements

Selang dua menit dari gol Dortmund tersebut, MU mencoba memberi jawaban. Gelandang anyar Setan Merah, Henrikh Mkhitaryan sukses memanfaatkan bola liar.

Hasil ini sedikit mengecewakan bagi penggemar MU. Sebab, mereka menaruh harapan besar di pundak Mourinho agar bisa membawa tim pujaan kembali berjaya.


Pertandingan Seru di Akhir Pekan

Setelah pertandingan antara MU melawan Dortmund, menyusul pertandingan seru lainnya yang akan mewarnai akhir pekan ini. Juara bertahan Serie A, Juventus akan ditantang jagoan Liga Australia, Melbourne Victory, Sabtu 23 Juli 2016.

Bagi Si Nyonya Tua, ajang pramusim ini dijadikan semacam percobaan untuk mengukur seberapa kuat komposisi tim. Beberapa pembelian baru dilakukan oleh manajemen Juventus guna bisa bersaing dengan klub kuat Eropa lainnya.

Di bursa transfer musim panas ini Bianconeri berhasil mendatangkan, Miralem Pjanic, Dani Alves dan Medhi Benatia. Kemudian Juventus juga semakin dekat untuk mendatangkan pemain Kroasia, Marko Pjaca.

“Tim ini lebih kuat dari musim lalu. Kami membeli pemain yang berkualitas dan memiliki pengalaman, mereka akan memberikan kontribusi yang kuat,” kata Gelandang Juventus, Kwadwo Asamoah seperti dilansir Soccerway.

Di lokasi berbeda, wakil Skotlandia, Glasgow Celtic akan menjamu juara Premier League, Leicester City di Celtic Park pada Sabtu 23 Juli 2016. Ini menjadi kali pertama bagi kedua tim bermain di ICC.

Bagi Leicester, bertanding dengan klub papan atas di ICC bisa menjadi ajang pemanasan sebelum bermain di Liga Champions. Kompetisi paling elite di benua Eropa tersebut dianggap oleh juru taktik Leicester, Claudio Ranieri sebagai petualangan yang menarik.

“Kami harus belajar menyeimbangkan kekuatan agar cepat pulih dari pertandingan yang berat. Kami mungkin akan kehilangan pemain lebih banyak dari musim lalu. Di sanalah kemampuan kami sesungguhnya diukur,” jelas Ranieri seperti dilansir Football Italia.

Pada Senin 25 Juli 2016 dini hari WIB, giliran Inter Milan yang akan berhadapan dengan Paris Saint-Germain di Autzen Stadium, Oregon. Pertandingan ini menjadi menarik, sebab PSG akan ditangani oleh pelatih barunya, yakni Unai Emery.

Eks pelatih Sevilla tersebut menerima tantangan dari juara Ligue 1 musim lalu dengan target berbicara banyak di Liga Champions. Dengan skuad bertabur, juru taktik berusia 44 tahun tersebut dituntut untuk memberikan hasil terbaik.(***)

Source; Viva.co.id

Advertisements
Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News