Uang Muka KPR Akan Turun Jadi 15 Persen

  • Whatsapp
Bagikan Artikel Ini
Advertisements

Jakarta, Jurnalsulteng.com – Real Estate Indonesia (REI) mengapresiasi positif langkah Bank Indonesia (BI) untuk melonggarkan kebijakan Loan To Value (LTV) ratio menjadi 85 persen. Dengan kebijakan ini Down Payment (DP) Kredit Pemilikan Rumah (KPR) akan turun menjadi 15 persen.

Ketua Umum DPP REI, Eddy Hussy mengatakan bahwa pasar properti yang masih melambat tentu akan sedikit bergairah. Menurutnya, kebijakan LTV sejak pertama kali diterapkan pada 2013 memang sedikit menekan sektor properti di Indonesia.

Baca Juga:

“LTV ini waktu 2013 belum diterapkan cukup baik, namun karena pemerintah takut ada overheating price atau buble, maka di keluarkanlah LTV ini. Tapi, sampai sekarang saya lihat LTV sebagai salah satu yang membuat pasar properti ini menurun di samping ekonomi global dan semua sektor yang melambat,” kata Eddy di Jakarta, Selasa (21/6/2016).

Meski demikian, Ia menyambut positif pelonggaran LTV yang diterapkan saat ini. Kebijakan ini, menurutnya tentu akan memberikan angin segar bagi sektor properti yang telah melambat sejak dua tahun terakhir.

Advertisements

“Tapi kami berharap, LTV lebih longgar, rumah pertama 90 persen, dan kedua 80 begitu seterusnya,” kata dia.

Advertisements

Di samping itu, Eddy mengaku pengembang juga menyambut baik aturan BI yang merelaksasi aturan KPR Inden untuk rumah kedua. Menurutnya, relaksasi aturan KPR Inden untuk rumah kedua sangat membantu cashflow pengembang, sehingga bisa mengembangkan proyek selanjutnya.

“Kami juga berharap masih ada relaksasi untuk KPR inden rumah ketiga dan seterusnya,” katanya.


Source; VIVA.co.id

Advertisements
Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News