UD Bima Motor Tolitoli Bayar Gaji Karyawan Tidak Sesuai UMP

  • Whatsapp
UD Bima Motor Toliltoli. | Foto: Rahmadi Manggona
Bagikan Artikel Ini
  • 366
    Dibagikan

JurnalNews – Sejak adanya wabah Covid-19, sebanyak 24 karyawan Usaha Dagang (UD) Bima Motor Toliltoli, menerima gaji pokok tidak sesuai dengan Upah Minimum Provinsi (UMP), yang disepakati sebagaimana Undang Undang Cipta Kerja nomor 11 tahun 2020.

“Semenjak ada wabah covid -19 semua karyawan yang bekerja di Bima Motor pembayaran gajinya dikurangi dan tidak mengacu pada UMP,” kata kepala Toko UD Bima Motor Tolitoli, Julius Duma, Rabu 3 Maret 2021.

Baca Juga

Alasannya, jelas Julius Duma, pengurangan gaji pokok terhadap puluhan karyawan karena selain turunnya omset penjualan juga untuk pemutusan kontrak kerja.

Baca JugaSolid Dukung AHY, Demokrat Sulteng Bakal Pecat Kader Tak Loyal

Kita juga hindari pemutusan kontrak kerja karyawan. Karena itu perusahaan berinisiatif mengurangi setengah gaji karyawan dari ketentuan UMP,” ucapnya.

Baca JugaKartu Prakerja Gelombang 13 Dibuka Hari Ini, Ada Syarat Baru

Meskipun sejak tahun 2020 gaji karyawan tidak dibayarkan sesuai UMP, namun di bulan Maret ini lanjut Julius semua karyawan akan dibayarkan gaji pokoknya sesuai UMP yang berlaku, sesuai perintah pengawas Tenaga Kerja Provinsi.

Pos terkait

Google News