Warga Loli Tasiburi Membutuhkan Jalan Kantong Produksi

  • Whatsapp
Bagikan Artikel Ini

Donggala, Jurnalsulawesi.com – Ratusan Kepala Keluarga (KK) warga Dusun Loto, Desa Loli Tasiburi, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, minta pemerintah daerah untuk membangun jalan menuju kantong produksi di areal perkebunan mereka.

Permintaan ini disampaikan dalam pertemuan dengan Anggota DPRD Sulteng, Muh. Masykur, saat melakukan Reses di Desa Loli Tasiburi, Senin (23/7/2018).

Baca Juga

Kepala Dusun Loto, Desa Loli Tasiburi, Arti mengatakan, jalan sepanjang tiga kilometer menuju lokasi perkebunan warga sampai saat ini belum dapat dilalui kendaraan. Sehingga warga harus butuh tenaga ekstra jika musim panen tiba. Hasil panen harus dipikul sampai ke perkampungan, sebelum dibawa ke pasar.

“Semua hasil panen tanaman musiman seperti, rica, jagung, sayur mayur maupun hasil panen tanaman perkebunan seperti, kemiri, coklat dan cengkeh. Semua itu harus dipikul sepanjang tiga kilometer,” jelasnya.

Senanda dengan Kepala Dusun. Ketua LPM juga menyampaikan hal yang sama, bahwa kebutuhan pembangunan jalan ke kantong produksi memang sudah seharusnya disahuti oleh pemerintah daerah.

Sebab alokasi dana desa tidak mampu untuk memenuhi pembangunan jalan tersebut secara keseluruhan. Adapun yang baru bisa diselesaikan baru sepanjang 600 meter.

“Sehingga hanya APBD kabupaten maupun provinsi yang sangat dinantikan warga sebagai solusi terakhir. Kami berharap dengan kehadiran anggota DPRD Sulteng di kampung kami ini dapat membantu memperjuangkan aspirasi kami,” ujar tokoh masyarakat Desa Loli Tasiburi ini.

Menanggapi aspirasi tersebut, Masykur menjelaskan apa yang menjadi kebutuhan mendesak warga di Desa Loli Tasiburi menjadi tanggungjawab pemerintah daerah untuk meresponnya.

“Apalagi jika mendengar penjelasan yang disampaikan, ternyata sudah juga dirumuskan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (MusrenbangDes). Bahkan sudah dari tahun ke tahun selalu diusulkan” terang Masykur..

Melalui kesempatan kata Masykur, perlu diingatkan kembali pemerintah daerah agar tidak menutup mata dan memberikan respon atas permasalahan dasar, pembangunan jalan kantong produksi di Dusun IV Desa Loli Tasiburi.

“Saya yakin, pemerintah daerah dapat memberi respon positif atas aspirasi ini. Karena terkait langsung dengan hajat hidup warga masyarakat,” katanya yakin.

Seperti diketahui 90 persen warga Loli Tasiburi menggantungkan sumber penghidupan dari hasil perkebunan. Hanya saja masih terkendala dengan akses jalan yang masih sangat terbatas. [***]

Penulis; Sutrisno

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News